U2FsdGVkX19LhHLGLFvLZUURdy5toM4H3GSODnPEQCNPwQ4JKCfSEqS9/aW9YH80pvxJyzKQLcVNvHzwtyvFjA==

Pada artikel ini saya akan mengupas tuntas mengenai:

penyebab dan cara mempercepat kinerja laptop pada windows 7, windows 8, dan windows 10 tanpa melakukan install ulang.

Penyebab komputer/laptop lemot, sering not responding dan lambat saat di hidupkan di windows 7, windows 8, dan windows 10 ada berbagai macam penyebabnya.

Tentunya yang utama dari si penggunanya atau brainware nya yang tidak tau cara mengoprasikan nya dengan baik, kemudian dari faktor software (windows) atau hardware.

Sebenarnya cara mempercepat kinerja laptop agar tidak lemot, sering not responding dan lambat saat dihidupkan sangat lah gampang.

Nah, pada artikel kali ini, saya akan membahas bagaimana cara mengatasinya...

Tentu cara mempercepat kinerja laptop ini dapat di terapkan di berbagi jenis sistem operasi windows seperti windows 7, windows 8, windows 10 dan tentunya tanpa harus melakukan install ulang windows.

Ok, untuk pembahasan nya, silahkan simak pada bagian selanjutnya...

Penyebab dan Cara Ampuh Mempercepat Kinerja Laptop

Bagi kalian pengguna komputer/laptop dengan sistem operasi windows 7, windows 8, maupun windows 10, kalian bisa menerapkan cara-cara berikut ini. Berikut pembahasannya.

1. Komputer/Laptop Terkena Virus

Terkena Virus tentunya adalah salah satu momok yang sangat menakutkan terutama pada pengguna sistem operasi windows, baik itu windows 7, windows 8, maupun windows 10.

Virus pada laptop/komputer tentu dapat menyebabkan komputer/laptop lemot dan sering not responding.

Virus yang bersarang di komputer akan merusak file-file yang ada serta membuat komputer bekerja ekstra karena virus-virus tersebut juga menggunakan resources yang ada.

Virus pada komputer/laptop bisa datang dari mana saja, seperti dari flashdisk, file, dan bahkan dari internet.

Nah... untuk itu bagi kalian yang mengalami komputer/laptop yang mendadak lemot, mungkin ini adalah penyebabnya.

cara mengatasinya

Untuk mengatasi virus-virus yang menjangkiti komputer, tentu saja kita harus menggunakan bantuan Antivirus.

Dengan adanya Antivirus maka, kemungkinan terkena virus akan semakin kecil.

Selain itu :

Update antivirus sangat di anjurkan agar antivirus bisa bekerja lebih baik lagi.

Tapi bagi kalian yang masih bingung untuk memilih antivirus mana yang bagus, nah... berikut adalah daftar Antivirus yang saya sangat disarankan.
  • Eset Smart Security (Sangat di sarankan)
  • BitDefender
  • Norton
  • Kaspersky
  • BullGuard
Penggunaan antivirus yang lebih dari 1 sangat tidak di anjurkan, karena dapat membebani komputer. Untuk itu cukup pasang salah satu antivirus di atas.
Setelah kalian pasang salah satu dari antivirus di atas, sangat disarankan untuk melakukan scan dengan antivirus secara rutin. Dengan begitu sistem operasi akan tetap terbebas dari virus yang membandel.

2. Hardisk Terdapat Bad Sector

Timbulnya Bad Sector pada hardisk sangat mempengaruhi kinerja komputer.

Tentu hardisk yang terdapat Bad Sector akan sering not responding, lemot, dan parahnya data bisa hilang karena hardisk rusak parah.

Nah... dari penyebabnya Bad Sector pada hardisk bisa di bedakan menjadi dua yaitu Hard Bad Sector dan Soft Bad Sector. Berikut penyebab-penyabnya.

Penyebab Hard Bad Sector
  1. Hardisk terlalu panas atau over heat
  2. Hardisk kemasukan debu
  3. Hardisk sering terguncang atau pernah jatuh
  4. Hardisk sudah tua (sudah saat nya ganti ke yang baru)
  5. Terkena virus
  6. Aliran listrik tidak stabil
  7. Pemakaian komputer/laptop yang terlalu ekstrim (jarang di matikan)

Penyebab Soft Bad Sector
  1. Komputer dimatikan dengan cara yang tidak benar atau komputer sering mati mendadak
  2. Terkena virus atau malware 

Cara Mengatasinya

Dari permasalahan di atas, hanya Soft Bad Sector saja yang dapat di perbaiki [Bagi kalian yang hardisknya terkena Hard Bad Sector sudah tidak ada cara lain selain beli baru.]

Cara memperbaikinya pun sangat mudah, kalian hanya perlu mengikuti cara di bawah ini
Caranya cukup klik kanan pada Local Disk mana yang akan di scan> pilih properties> masuk menu tools> check now> klik start. Setelah itu kalian hanya perlu menunggu prosesnya saja, mudah kan?

Selain melakukan Error-Checking kalian juga sangat di anjurkan untuk melakukan defrag pada hardisk kalian secara berkala agar terhindar dari Bad Sector. Untuk tools nya saya sarankan kalian menggunakan AVG PC Tune Up.


3. Ram Cepat Penuh


Ram Cepat Penuh adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan komputer menjadi lemot dan sering not responding.

Penyebabnya sendiri adalah terlalu banyaknya aplikasi yang berjalan, baik itu berjalan di foreground maupun background.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi ram yang penuh, kalian hanya perlu menonaktifkan aplikasi yang berjalan entah itu di latar belakang (background) dan juga foreground.

Nah untuk cara menonaktifkannya cukup gampang. Silahkan kalian simak cara melakukannya dibawah ini.


Matikan Service yang Tidak Diperlukan
Service pada windows memang cukup banyak...

Tapi :

Ada beberapa service yang keberadaannya tidak benar-benar dibutuhkan.

Service apa saja itu? dan Bagaimana cara mematikan Service tersebut? berikut pembahasannya:


Cara Mematikan Service yang Tidak Diperlukan
  1. Pertama silahkan kalian tekan tombol kombinasi Windows Button + R (secara bersamaan). Maka akan muncul jendela "Run"setelah itu kalian ketik saja "services" seperti pada gambar di bawah ini.


    Cara lain untuk membuka service, kalian bisa membukanya lewat "task manager" dengan cara berikut ini.
    Klik kanan pada taskbar, seperti pada gambar di bawah ini.


    Kemudian akan muncul jendela "Task Manager" setelah itu langsung saja lihat pada gambar.
  2. Maka akan muncul jendela "services" selanjutnya silahkan lihat pada gambar dibawah ini.

    Service yang Tidak Dibutuhkan DAN HARUS DI MATIKAN/DISABLE: Aplication experience, Background Intelligence Transfer Service, Computer Browser, IP helper, Netlogon, Offline Files, Remote Registry, TCP/IP NetBios Helper, Themes, Windows Defender, Windows Error Reporting Service, Windows Media Center Receiver Service, Windows Media Center Schedule Service, Windows Media Player Network Sharing Service.

Aktifkan Fitur Virtual Memory atau Ram Tambahan

Keberadaan fitur Virtual Memory memang sangat membantu, terutama pada komputer/laptop dengan ram yang pas-pas an.

Fitur ini memiliki fungsi yang sangat sakti yaitu, mencegah terjadi nya kelebihan RAM, berperan sebagai RAM cadangan, dan menyimpan data secara sementara dari RAM.

Ya...

Jadi VMemory atau virtual memory dapat kita sebut sebagai ram tambahan.

Bagi kalian yang RAM nya cepat penuh, mungkin karena kalian tidak menggunakan fitur yang satu ini penyebabnya. Bagaimana cara mengaktifkan nya?

Ok, saya akan bahas pada bagian selanjutnya.

Cara Mengaktifkan Virtual Memory
  1. Pertama dan utama silahkan buka system properties, dengan cara tekan tombol kombinasi Win+pause break secara bersamaan.

    Cara lain kalian bisa melakukanya lewat microsoft explorer, pertama buka "Windows Explorer"> Kemudian klik kanan pada "My Computer"> lalu pilih "Properties" untuk lebih jelasnya silahkan kalian lihat pada gambar dibawah ini.
  2. Setelah kalian membukanya, langsung saja kalian buka "advanced system settings" seperti pada gambar.
  3. Maka akan muncul jendela baru, langsung saja silahkan lihat pada gambar dibawah ini.


  4. Setelah muncul jendela baru, langsung saja kalian isi nilai virtual ram nya, seperti pada gambar dibawah ini.

    Bagi kalian yang bingung untuk mengisi nilai vmemory nya, silahkan kalian ikuti ukuran yang sudah disarankan.
  5. Setelah itu kalian restart PC, Selesai!


Tambah Kapasitas Ram
Bagi kalian sudah melakukan cara di atas tapi RAM masih cepat penuh.

Mungkin hal ini dikarenakan ukuran RAM di komputer kamu terlalu kecil, untuk mengatasi hal ini tentunya dengan menambah kapasitas RAM sehingga komputer akan terasa lebih lancar.

4. Aplikasi Start Up yang Tidak Dibutuhkan

Banyaknya aplikasi start up dapat menyebabkan komputer/laptop memerlukan waktu yang lama untuk menyala bahkan hingga bermenit-menit untuk menyala.

Cara Mengatasinya

Yang perlu kalian lakukan adalah mematikan aplikasi start up yang tidak dibutuhkan dengan cara berikut ini.
  1. Pertama silahkan tekan tombol kombinasi Win+R maka akan muncul jendela "run" setelah itu langsung saja kalian ketik "msconfig" seperti pada gambar dibawah ini.
  2. Selanjutnya silahkan kalian lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya.

    Matikan start up mana saja yang menurut kamu tidak di perlukan, tapi jangan matikan start up antivirus dan vga driver.

5. Tidak Terlibatnya Seluruh Inti Processor(Penyebab lambat saat dihidupkan)

Jumlah inti pada processor berfungsi untuk mempercepat proses berpikir komputer/laptop. Namun apa jadi nya jika inti-inti tersebut tidak digunakan? tentu saja kinerja tidak akan berjalan maksimal.

Sama halnya dengan komputer/laptop yang lambat saat dihidupkan (start up/boot) hal ini disebabkan oleh tidak terlibatnya seluruh inti pada processor.

Jumlah inti processor dapat kita ketahui dari jenis processor yang terpasang pada komputer/laptop.

Contoh processor I3 biasanya memiliki core/inti berjumlah 3, processor I5 biasanya memiliki inti 4 mungkin ada yang 5, dan seterusnya. Untuk cara menggunakan seluruh core yang ada, berikut cara-caranya.

Cara Mengatasinya

  1. Pertama silahkan tekan tombol kombinasi Win+R secara bersamaan, setelah itu maka akan muncul jendela seperti pada gambar.

    Setelah muncul jendela seperti pada gambar, langsung saja ketik "msconfig" sesuai kan dengan gambar.
  2. Kemudian silahkan simak pada gambar dibawah ini untuk lebih detil nya.

6. Animasi Yang Tidak Tidak Dibutuhkan

Banyaknya fitur animasi yang tidak terlalu dibutuhkan tentu hanya membuat kinerja sistem kurang maksimal. Untuk mengatasinya kalian hanya perlu mematikan beberapa animasi yang tidak dibutuhkan, berikut cara mengatasinya.

Cara Mengatasinya

  1. Pertama dan utama silahkan kalian masuk ke "system properties" dengan cara menekan tombol kombinasi Win+pause break.

    Selain cara di atas kalian juga bisa melakukannya dengan cara lain, yaitu melalui "Windows Explorer" dengan cara, buka "Windows Explorer"> Kemudian klik kanan pada "My Computer"> lalu pilih "Properties" untuk lebih jelasnya silahkan kalian lihat pada gambar dibawah ini.

7. Terlalu Banyak Aplikasi Yang Terinstal

Terlalu banyaknya aplikasi yang terinstal juga dapat menyebabkan komputer/laptop menjadi lemot, karena semakin banyak aplikasi yang terinstal, maka akan semakin kecil ukuran ruang penyimpanan yang kosong.

Hal itu dapat membuat komputer sering not responding.

Cara Mengatasinya

Cara mengatasi hal ini sangatlah gampang, kamu hanya perlu mencopot/uninstal aplikasi yang tidak dibutuhkan melalui control panel. Bagi kalian yang belum tau caranya, berikut cara kerjanya.
  1. Buka "control panel"
  2. Selanjutnya perhatikan gambar dibawah ini.

    Silahkan kalian pilih aplikasi mana saja yang menurut kamu tidak penting, tapi ada beberapa hal yang harus di ingat. Jangan copot aplikasi antivirus dan VGA driver.

8. Terlalu Banyak File Sampah yang Menumpuk

Sampah tidak hanya ada di dunia nyata saja, di dalam sistem pun juga terdapat sampah. File-File sampah yang menumpuk akan menyebabkan komputer menjadi lemot. Timbulnya file sampah disebabkan oleh sisa-sisa aplikasi yang sudah di copot dan aktifitas sistem operasi.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi banyaknya tumpukan file sampah, yang harus dilakukan hanyalah membersihkan nya. Membersihkan file sampah sangatlah mudah, kalian hanya perlu menggunakan aplikasi CCleaner.

9. Komputer/Laptop Terlalu Panas

Komputer/Laptop yang terlalu panas/over heat dapat menyebabkan lemot.

Bahkan :

Penurunan performa pada komputer/laptop, dan lebih parahnya lagi :

Dapat memperpendek umur komputer/laptop kamu.

Ada berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan komputer cepat panas yang pertama faktor internal (komputer itu sendiri) dan faktor eksternal (lingkungan).

Untuk itu kalian perlu pahami faktor-faktor nya agar komputer kalian tidak cepat panas.

Faktor Internal:
  1. Pasta Processor kering
  2. Lubang pembuangan tersumbat debu
  3. Kipas tidak bekerja dengan baik
  4. Seringnya membuka aplikasi yang berat.
Faktor Eksternal
  1. Suhu ruangan yang panas.

Cara Mengatasinya

Agar komputer/laptop kesayangan kalian terhindar dari over heat yang harus kalian lakukan adalah sebagai berikut:

Mengatasi Faktor Internal:
  1. Cek pasta processor, apabila sudah kering oleskan lagi dengan yang baru (jangan gunakan odol atau pasta processor yang murahan)
  2. Bongkar CPU/laptop mu kemudian bersihkan dengan menggunakan kuas kecil hingga bersih.
  3. Apabila kipas tidak bekerja dengan baik, biasanya kipas terganjal dengan debu yang menumpuk. Untuk mengatasinya kalian hanya perlu membersihkan debu yang menumpuk di sekitar kipas.
Mengatasi Faktor Eksternal:
  1. Bagi kalian pengguna laptop, apabila kalian akan menyalakan laptop sebaiknya jangan pakai laptop di tempat yang panas dan terkena sinar matahari. Carilah tempat yang sejuk agar laptop tidak terlalu panas/over heat.
Apabila masalah sudah benar-benar parah, saya rasa sudah tidak ada jalan lain selain melakukan install ulang windows.

*tambahan*

10. Menggunakan Software Process Lasso Untuk Mengurangi Beban CPU

Process Lasso adalah software yang sangat disarankan bagi kalian yang ingin kinerja komputer/laptop lebih optimal.

Software ini bekerja dengan cara menurunkan prioritas aplikasi yang sudah tidak digunakan lagi dan memprioritaskan aplikasi yang sedang di pakai.

Dengan begitu kinerja sistem akan jauh lebih optimal dan tidak akan lemot, sering not responding lagi. Bahkan saya sendiri sudah menggunakannya dan hasil nya sangat luar biasa.

11. Beralih Ke Sistem Operasi yang Lebih Ringan

Beratnya sistem operasi juga dapat mempengaruhi kinerja komputer/laptop.

Untuk mengatasi hal semacam ini sangat di anjurkan untuk beralih ke sistem operasi yang lebih ringan seperti, windows 7.

Ya... seperti yang kita ketahui kalau sistem operasi terbaru (seperti windows 8 dan 10) kurang bersahabat dengan komputer/laptop dengan spesifikasi menengah-kebawah

12. Beralih ke SSD

Bagi kalian yang memiliki BUDGET lebih nih...

Saya sangat menyarankan untuk beralih ke SSD (Solid State Drive) karena SSD sudah dibekali dengan kecepatan membaca yang jauuuuhh lebih cepat dan andal dibanding hardisk.

Dengan menggunakan SSD saya JAMIN kinerja komputer/laptop mu akan jauuuh lebih cepat.

Penutup

Sekian dari artikel yang berjudul Peyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Komputer/Laptop Lemot semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya selaku penulis mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan didalam artikel ini, saya harap pembaca sekalian mau memberi masukan berupa kritik dan saran yang membangun, sehingga saya dapat membuat artikel yang lebih berkualitas lagi dan juga lebih bermanfaat. Akhir kata cukup sekian dan terima kasih.


-EZ-
A student of English Literature Unissula who has an interest in writing, gaming, blogging, and helping the others from difficulty to the ease [EZ] through this site.

Write for the glory!~

#EZ
#ExcuZily
#ExecuteAnythingEasily
Sebenarnya saya ada rncana memperbaiki laptop saya yang d tempat service laptop. Setelah tahu artikel ini dan coba saya terapkan, alhamdulilah laptop saya sembuh.. gud artikelnya, bermanfaat sekali. 😁😁
Sama-sama gan, saya juga ikut senang mendengarnya :D
Loading...