U2FsdGVkX19LhHLGLFvLZUURdy5toM4H3GSODnPEQCNPwQ4JKCfSEqS9/aW9YH80pvxJyzKQLcVNvHzwtyvFjA==

Udah tau bagaimana cara riset keyword untuk Blog dan YouTube?

Tenang, di sini tempat yang TEPAT untuk kamu yang mau cari tau cara riset keyword YouTube dan Blog yang tentunya cara yang akan saya bagikan merupakan cara TERBARU!!!

Apakah cara riset keyword ini gratis? Tentu saja 100% Gratis dan Legal!

Mau tau bagaimana cara riset keyword YouTube dan Blog? Mendingan langsung aja simak pembahasannya sebagai berikut:

Riset keyword (kata kunci) untuk Blog

Pada bagian ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara riset keyword dengan menggunakan beberapa tools sakti.

Penasaran seperti apa caranya?

Langsung aja simak pembahasannya sebagai berikut:

Metode Pertama - Dengan Menggunakan Keywords Everywhere

>Langkah - Langkah instalasi Plugin/Pengaya Keywords Everywhere

Metode yang pertama, kita akan menggunakan Plugin/Pengaya pada web browser kalian. Ok, langsung saja.
  1. Pertama install dulu plugin/pengaya Keywords Everywhere nya. (Bagi kamu pengguna Google Chrome silakan download di sini | Bagi kamu pengguna Mozilla Firefox silakan download di sini)
  2. Setelah terinstall, aktifkan Keywords Everywhere dengan memasukan API key. Nah.. disini kalian akan dimintai email untuk menerima API key tersebut (setiap user memiliki API key yang berbeda) agar lebih jelas silahkan lihat pada gambar
  3. Setelah itu silahkan cek email kamu, biasanya dengan atas nama penirim "Akash Mansukhani" kurang lebih seperti pada gambar.
    klik tulisan "API Key here" maka akan diarahkan menuju tab baru.
  4. Kemudian kamu akan di arahkan ke tab baru, kurang lebih seperti pada gambar.
    disini akan tercantum API key nya, langsung saja kamu copy API key tersebut.
  5. Lalu paste atau tempelkan API key tadi dengan cara berikut ini.

Cara menggunakan Keywords Everywhere

  1. Langsung saja kita buka search engine Google
  2. Setelah itu langsung saja itu anda bisa melakukan riset dengan mengetik keyword yang dimaksud, sebagai contoh lihat pada gambar.
    Google Search Engine
    Penjelasan:
    1. Volume: Merupakan jumlah pencarian dalam 1 bulan (8100/mo berarti keyword tersebut dicari sebanyak 8100x pada bulan ini)
    2. Click per Cost (CPC): Merupakan penghasilan yang kamu dapat ketika iklan AdSense kamu mendapatkan 1 klik (Semakin besar semakin bagus).
    3. Competition: Merupakan jumlah kompetisi berdasarkan total/jumlah pencarian di mesin pencarian. Selain itu, semakin besar nilai dari "Competition" maka semakin sulit pula keyword tersebut (maka dari itu, mencari keyword dengan nilai "Competition" yang rendah merupakan cara terbaik untuk menjaring visitor/pengunjung).
Kembali ke daftar isi?

 Metode Kedua - Dengan menggunakan Ubersuggest

Pada metode ini kita menggunakan bantuan tools website. Saya rasa metode ini jauuh lebih efektif dan akurat apabila dibanding dengan metode yang pertama (pendapat pribadi) Ok, langsung saja kita bahas bagaimana cara kerja nya
  1. Kunjungi https://ubersuggest.io
  2. Selanjutnya, langsung saja ketikkan keyword yang akan kamu bidik, kemudian tentukan negara atau bahasanya, selanjutnya langsung saja klik "SEARCH".

    Untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada gambar di bawah ini:
  3. Setelah itu, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini:

    Penjelasan:
    1. Search Volume: Merupakan jumlah pencarian bulan ini (berhubung saat ini bulan Januari, maka jumlah tersebut berdasarkan jumlah pencarian selama bulan Januari 2019)

    2. SEO Difficulty: Yang satu ini merupakan "tingkat kesulitan" yang dipandang dari segi SEO berdasarkan kompetitor atau web-web yang berada di urutan 20 besar. Semakin rendah nilai "SEO Dificulty"-nya maka semakin mudah untuk nangkring di halaman pertama Google. Maka dari itu, pilihlah keyword yang memiliki nilai "SEO Dificulty" yang rendah (ditandai dengan tulisan "EASY")

    3. Paid Difficulty: Untuk yang satu ini saya kurang tau banyak soal ini, yang jelas pilihah nilai keyword dengan "Paid Difficulty" yang rendah (bagi kamu yang tau maksud dari "Paid Difficulty" silahkan berbagi di kolom komentar).

    4. Cost per Click (CPC): CPC atau Cost per Click merupakan penghasilan yang didapat ketika iklan AdSense kamu mendapatkan satu klik. Nah, maka dari itu, biar saldo AdSense kamu cepat terisi, pilihlah keyword dengan CPC yang tinggi.

    5. Volume: Grafik tersebut menunjukan jumlah pencarian dari waktu ke waktu. Grafik tersebut sangat membantu kamu dalam menganalisis apakah keyword yang kamu bidik itu bersifat keyword "evergreen" (baca juga: apa itu keyword evergreen [penjelasan lengkap]) atau keyword "musiman"

    6. Keyword Ideas: Sesuai dengan namanya, bagian ini berfungsi untuk menunjukkan keyword-keyword yang masih memiliki kaitan dengan keyword yang kamu bidik. Nah, dengan memasukkan keyword-keyword tersebut ke dalam artikel kamu, tentu itu akan memperluas jangkauan mu dalam menjaring visitor.

    7. SERP Analysis: SERP Analysis merupakan hasil analisa dari website-website yang terindeks di mesin pencarian atau SERP (Search Engine Result Page). Nah, bagian ini perlu kamu perhatikan lebih teliti karena melalui analisa yang tepat, kamu bisa tau siapa aja lawan mu di SERP dan seberapa kuat lawan-lawan mu di mesin pencarian (SERP).
Kembali ke daftar isi?
Cari keyword dengan CPC tinggi, itu sangat bagus untuk "fee" kamu

Metode ketiga - Dengan menggunakan Keyword Everywhere & SEOquake (Lebih ampuh)

 >Langkah - Langkah instalasi Plugin/Pengaya SEOquake
  1. Seperti biasa, pertama dan utama silahkan download plugin/pengaya SEOquake untuk web browser kamu di sini:
    >Untuk pengguna Google Chrome: Download di sini;
    >Untuk pengguna Mozilla Firefox: Download di sini.

  2. Untuk selanjutnya, langsung saja kunjungi Google dan ketikkan keyword yang akan kamu bidik.

  3. Setelah itu, langsung saja perhatikan gambar di bawah ini:

    Penjelasan:
    >Poin 1Merupakan keyword yang akan kamu bidik.

    >Poin 2: Saya kurang tau persis apa ini (bagi kamu yang tau, silahkan berbagi di kolom komentar :D ).

    >Poin 3: Bagian tersebut merupakan "Identitas" dari website-website calon pesaing kamu di hasil pencarian (SERP). Nah, melalui ini kamu bisa mengetahui "identitas sebenarnya" dari lawan-lawan kamu di mesin pencarian. Dengan begitu, kamu bisa lebih akurat dalam membidik dan menganalisis keyword.

    >Poin 4: Poin ini berisi tentang keyword-keyword yang masih berkaitan dengan keyword yang kamu bidik. Selain itu, memasukkan keyword-keyword tersebut ke dalam artikel kamu juga dapat memperluas jangkauan kamu dalam menjaring visitor-visitor kamu.

    >Poin 5: Yang satu ini menurut saya sama dengan poin nomor 4.

Riset keyword (kata kunci) untuk YouTube

Kalau sebelumnya kita membahas tentang cara riset keyword untuk Blog, pada bagian ini kita akan fokus pada cara riset keyword untuk YouTube.

Hampir sama dengan cara riset keyword untuk blog. Bedanya disini kita mengandalkan bantuan beberapa tools-tools sakti.

Penasaran seperti apa? Langsung aja simak pembahasannya pada sebagai berikut:

Dengan Menggunakan Keyword Everywhere dan TubeBuddy

Untuk cara instalasi atau pemasangan Keyword Everywhere, cek di sini

Selanjutnya, langsung saja kita bahas cara memasang TubeBuddy + cara menggunakannya bersama dengan Keyword Everywhere:

Cara Penggunaannya langsung saja simak video berikut ini:

Penutup

Sekian dari artikel yang berjudul Cara Riset Keyword Terbaru 2018 (Youtube dan Blog) semoga bermanfaat bagi kita semua. Saya harap pembaca sekalian mau memberikan masukan, saran atau kritik sehingga saya bisa menulis lebih baik lagi dan tentunya dapat membuat artikel yang lebih bermanfaat lagi. Cukup sekian dan Terima Kasih.

#EZ
#ExcuZily
#ExecuteAnythingEasily 
Gan, gmn cara gunain akun twitter lama, udah lupa email dan katasandinya?? Mohon pencerahannya 🙏🙏
Mantap nih kak.. kayanya blog baru yaa tapi dah di halaman 1 aja yaa.. selamat salam blogger!
Loading...